Pengunjung

Sabtu, 08 Agustus 2015

Lampu Lalu Lintas

Mereka tiada membeda beda, pada siapa beri warna apa. Bisa saja mereka sebenarnya benci juga pada negara yang menciptanya tuk dicela kita. Bisa juga mereka lebih suka jadi lilin sederhana ulang tahunmu yang nyalanya cuma cuma tapi ada di antara ria.
Lampu lalu lintas itu, ra. Ingin berubah atau berpindah jadi lampu pesta gema hura hura. Mereka tak pernah ada diantara suku kata tawa, kecuali jika lewat pasangan kekasih kelar mesum. Atau pemuda pemuda sok dewasa hendak minum minum.
Oiya, kamu tahu cerita cinta mereka? warna merah itu aku, ra. Dia mencintai warna hijau dan tiada bisa bersama. Oleh dunia dia dicela dan si hijau dicinta. Tak ada yang rela merah nyala didekat hijau ria.
Dan selamanya mereka akan tetap disana, berdekatan dan tak bisa bersamaan. Berdekatan dan tak bisa bersamaan. Serupa kita ya, ra?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar