Pengunjung

Selasa, 07 Juli 2015

Tusuk Sate

Tusuk sate kemarin sore itu tak nyenyak tidurnya.
Kedinginan kesepian kehilangan rupa rasa.
pada sepotong daging yang kau makan
ia jatuh cinta dan lama berpelukan. Mereka lewati lara pembakaran bersamaan.
Juga gigitan gigimu yang memisahkan.
Daging yang ia cintai kamu telan
Dan tusuk itu berserakan kesepian.
Jika nanti kau menginjak tusuk sate dan ia melukai kakimu.
Itu berati ia rindu menyentuh daging kecintaan dalam tubuhmu itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar