Pengunjung

Kamis, 09 April 2015

Kuburanmu Kosong

Gedung, bangku bangku, dan jendela sekolah kita semakin tua.
Hampir lengkap dengan lapuknya cinta tiba tiba kita.
Kutinggalkan kota dan hujan kita disana, setelah kamu tiada.
Kamu yang dulu, maksudku.
Kubawa kamu di kepalaku kemana mana.
Di hujan basah bahagia dan siang sibuk perusak suka.
Di kepulangan pelukan pagi dan kepergian lambaian mimpi.
Kubawa kamu di hatiku kemana mana.
Kamu yang dulu, maksudku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar