Pengunjung

Kamis, 05 Februari 2015

Shuttle Sore

Tiga puluh menit sore hari, wajahmu melukai hati lagi. Hal yang dicintai mataku itu tak dapat ku beri tanda dimiliki. Sebab cintaku yang hampir penuh ini tak punya berani, hanya ngimpi dan ngimpi lagi. Sedang wajahmu, makin cantik dan cantik lagi.

Pada shuttle bus sore hari ini, ku temui cinta dan cuaca yang sama sama mendung dan dingin terkandung. Aku ingin menceritakan banyak kata; tentang senja yang ceria dan segala masa bahagia. Tapi sekali lagi, aku hanya ngimpi dan ngimpi lagi.

Maka pada tiga puluh menit di shuttle sore hari ini, aku berharap ada hujan atau macet terhadirkan. Supaya kamu bisa lebih lama kuperhatikan. Supaya debar belajar sabar atas cinta yang puas meski tak tuntas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar