Pengunjung

Selasa, 17 Juni 2014

Dari Lelaki Untuk Lelakimu

Kepada lelaki selain aku
yang dengan setia diceritakan pemilik hatiku,
Cemburu !
            Aku tahu dia milikmu, punyamu
            Mesralah
            Aku tak resah seolah-olah
   Maaf teman,
   Wanitamu bagiku kebahagiaan
   Kepalanya berisi keresahan-keresahan
   Padaku dia limpahkan
   Walau aku ompong soal jalan
            Sebenarnya kawan,
            Bisa ku tarik hatinya perlahan-lahan
            Hingga nanti kau bertepuk tangan
   Tapi di hubungan kalian,
   Aku tak ingin jadi puisi ketiga
   Walau mungkin memang sudah ada
   Orang yang satunya lagi, entah aku lupa namanya
            Aku adalah pundak untuk kesepiannya
            Padamu dia ku minta bertahan
            Aku adalah cangkir untuk air matanya
            Jangan lagi dia kau sakiti, aku takut aku kepenuhan
Aku adalah kain pengusap air matanya,
Jangan terus dia kau sakiti
Aku takut aku belum kering untuk usap lagi tangisnya itu
Aku adalah kopi penenangnya,
Jangan lagi dia kau sakiti
Aku tak mau dia kecanduan aku
            Dia, peluklah, bahagiakanlah
            Biar aku dan semua lelaki pencintanya cemburu pasrah
Aku ingin memenangkan hatinya
Bukan dengan jadi puisi ketiga
Ini silahkan kau baca, terserah jika tiada percaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar