Pengunjung

Minggu, 01 Juni 2014

(Belum) Menjadi Kita

Tangis ini ku sematkan untukmu
Kekaguman paling diam yang ku lakukan
Kegilaan paling terpendam yang ku berikan
            
Hikmat dalam tiap kata-kataku
Menjadi karya penghibur yang paling bisu
Di puisiku akan selalu ada namamu
Menjadi obatku yang tak milikimu

Waktu kapan, tuhan pernah kabulkan doaku
Sering.

Tapi bukan tentang memilikimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar