Pengunjung

Sabtu, 01 Maret 2014

Laci Laci Harapan

Namamu jutaan dikepalaku
Ribuan membunuh logika
Aku kecanduan senyummu
Bertahun meneduh dikepala
    Mencintaimu tanpa praduga
    Cemburu datang tanpa cara
    diantara suara-suaramu padanya
  Senyumlah padaku setetes saja
  Dipeluk sedih sekujurmu
  Ku tunggu tawamu karnaku
  dalam canda-canda percuma
Aku mengejar-ngejar pelukmu
yang keringatnya kau tertawakan
         Selembar saja, beri aku harapan
         yang antara harap dan nyatanya tak berjarak
       Aku ini selangkah di hadapmu
       hanya saja kau menghadap belakang
       hingga tak tau bahwa aku datang
       Tenggelamkah dalam harap palsunya padamu?
    Aku masih kerasan
    Tegak menantang cinta-cinta lain
  Tapi sampai kemarin,
  bahu kalian masih saling bersebelahan.
  Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar